Selalu
merasa tidak puas adalah sifat manusia, mulai dari kebutuhan pokok, kebutuhan
pakaian, perhiasan hingga gadget. Untuk itu manusia harus bekerja, mencari uang
untuk memenuhi kebutuhan itu semua.
Seiring
pertumbuhan penduduk, bermacam perindustrian pun berkembang karena meningkatnya
kebutuhan manusia. Baiknya, pertumbuhan perindustrian dapat menyerap banyak
tenaga kerja.
Namun
seiring kemajuan teknologi, kini banyak industri mulai beralih dari sistem
produksi manual yang membutuhkan tenaga manusia ke tenaga mesin otomatis dan
robot. Hal ini memungkinkan banyak orang yang bekerja harus di berhentikan dan
di PHK.
Hal
ini yang menjadi alasan, mengapa setiap orang harus mempunyai jiwa wirausaha
agar dapat mandiri mencari nafkah dan tidak tergantung pada orang lain.
Awal
mula memulai suatu usaha adalah ide kreatif, setiap orang mempunyai ide, namun
suatu ide bergantung pada masing-masing individu. Karena tiap individu
mempunyai hobi dan pengalamannya masing-masing. Hal ini yang menjadikan sebuah
ide kreatif bisnis tercipta.
Setelah
ide tercipta, kita harus mencari pasar atau masyarakat yang berminat terhadap
produk yang kita buat. Beda tempat beda pula peminat, ini tergantung pada
tingkat pendidikan dan ekonomi masyarakat.
Untuk
seorang pemula, keluarga terdekat bisa dijadikan pasar. Langkah awal yang harus
dilalui, sebelum menginjak ke pasar yang lebih luas, lihat dulu keluarga apakah
berminat atau tidak.
Bila
kita sudah menemukan pasar yang tepat untuk produk kita, langkah selanjutnya
kita harus memperhitungkan modal awal, biaya operasional, keuntungan dan
kerugian. Hal ini sangat penting sebelum kita menyiapkan modal yang
sesungguhnya. Karena dengan perhitungan statistik yang matang, resiko buruk
dapat ditekan seminimal mungkin.
Apabila
perhitungan statistik secara tepat sudah di perhitungkan, langkah selanjutnya
kita harus mencari modal yang sesungguhnya. Bisa bersumber dari pinjaman,
investasi orang lain atau uang dingin yang kita miliki.
Uang
dingin adalah sumber modal yang paling baik, karena jika ada hal yang tidak
ingin terjadi, resiko hanya untuk kita sendiri dan tidak bergantung pada orang
lain.
Ambisi,
skill, kreatifitas dan optimistis sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan
bisnis yang di geluti.
Walaupun
modal dan ide yang matang untuk berbisnis sudah kita miliki, tapi tanpa
dukungan dari pihak lain bisnis kita akan lambat pertumbuhannya. Karena
dukungan sangat berpengaruh pada prospek jangka panjang sebuah bisnis, entah
itu dukungan dari keluarga yang dapat memotivasi kita, atau pun dukungan
pemerintah yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah karena
kewenangan yang dimilikinya.
Sedikit pihak yang bergelut
dengan bisnis mempunyai produknya sendiri, ini berarti kita membutuhkan
pendekatan terhadap rekan bisnis yang mempunyai produk mentah, agar mereka
dapat menjual dengan harga yang lebih murah, ini membutuhkan pendekatan yang
baik agar bisnis kita berjalan efisien dari segi keuntungan finansial.
Kita bukanlah satu-satunya
pembisnis bidang yang sama dengan jenis bisnis yang sama pula, banyak di satu
daerah masyarakatnya membuat usaha yang sama satu sama lain. Persaingan secara
sehat sangat di butuhkan dalam hal ini. Agar kita dapat terus bertahan, produk
atau usaha yang kita miliki harus mempunyai sifat yang unik atau berbeda dengan
produk yang lain, atau produk kita lebih istimewa dan berbeda, berbeda dalam
pelayanan maupun aftersalesnya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar